Pidato Presiden Soekarno

Friday, July 12th, 2013

post15

Pidato Presiden Sukarno pada peletakan batu pertama gedung fakultas pertanian di Bogor, 27 April 1952, menyatakan urgensi masalah pangan yang akan kita hadapi di masa depan.

Masalah pangan ternyata sudah dipikrkan sejak 58 tahun lalu oleh Proklamator dan Bapak Pendiri bangsa ini. namun, sampai sekarang masalah itu tampaknya belum terpecahkan, padahal penduduk Indonesia sudah mencapai lebih 220 juta.

“ Mengertilah enkau, bahwa kita sekarang ini menghadapi satu banyangan hari kemudian yang amat ngeri, bahkan satu todongan pistol “mau hidup atau mati” satu tekanan tugas “to be or not to be”. Didalam tahun 1960 nanti ekor kita sudah akan 6,3 milyar ton – nanti pada tahun 1970 kalau penduduk kita sudah menjadi 90-95 juta, dan berapa lagi dalam tahun 1980 kalau penduduk kita lebih dari 100 juta ?
Engkau pemudah-pemudi, engkau terutama sekali harus menjawab pertanyaan itu, sebab hari kemudian adalah harimu, alam kemudian adalah alammu, – bukan alam kami kaum tua, yang vroeg of laat akan di panggil pulang ke Rachmatullah
Tiap tahun zonder kecuali zonder pause, zonder ampun, soal beras ini akan dating crescendo – makin lama makin hebat – makin lama makin sengit – makin lama makin ngeri – selama tambahnya penuduk yang cepat tidak kita imbangi denan tambahnya persediaan bahan yang cepat pula!”
Masalah pangan ternyata sudah dipikirkansejak 58 tahun lalu oleh Proklamator dan Bapak Pendiri Bangsa ini. Namun, sampai sekarang masalah itu tampaknya belum juga terpecahkan, padahal penduduk Indonesia sudah mencapai lebih 220 juta jiwa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *